Setelah Potong Rambut Panjang, Lalu?

Terus terang berkali-kali saya ke salon dan ada pengunjung yang setelah motong rambut panjangnya biasanya mereka berkata “habis dipotong,  rambut saya dikemanain ya” atau “sayang ah udah panjang masa dibuang” tapi yang sering banget saya dengar sih dari orang salonnya yang berkata “kasihkan ke saya saja, nanti saya jadikan wig” dan yang pasti, si punya rambut, minta bayaran. :?

Sepertinya banyak hal yang kita kurang ketahui tentang guna rambut setelah dipotong, ya iyalah susah juga nyari tahunya, di website juga gak nemu gunanya apaan. :lol: hahaha… Apalagi di Indonesia, budaya menyumbang rambut tidak ada, lain hal dengan Myanmar / China. Wong saya aja baru tahu ternyata ada pabrik rambut di Purwakarta Jl. Gerilya. (((saya yang payah sih))). :oops:

Anyway karena kemarin bingung mau potong rambut model apa, akhirnya saya tunggu lebih panjang lagi, dan nantinya berniat buat bikin wig, ya, sukur-sukur aku sumbangin buat siapa saja yang mengidap kanker dan membutuhkan wig.

Jadi, setelah mencari dan membaca satu persatu web di kancah permayaan (gubrak >_<) saya akhirnya menemukan kegunaannya rambut yang sudah dipotong, yaitu buat :

  • Pupuk kebun, membantu untuk memberi angin atau lubang-lubang tanah jika jenis tanahnya tanah liat.
  • Pelindung sayuran, menebar cacahan rambut di sekitar sayuran yang dekat-dekat waktu panen bisa membuat para serangga, kelinci, rusa dan pemakan sayur menghindar dari sayuran tersebut.
  • Membuat rumah, burung-burung senang membuat sarangnya jika menggunakan rambut , karena empuk. Ini memang saya sendiri pernah melihat, beberapa rambut rontok yang saya buang ke tanah kebun depan rumah, diambil oleh burung gereja (ketauan deh rontok).
  • Wig & konde, kalau ini sudah tak asing lagi, rambut palsu/konde berbahan rambut asli memang selalu dicari karena bahannya yang lebih tahan lama, tidak mudah rusak. Soalnya kalo gampang rusak, yang punya bisa ngomel-ngomel “konde lo!” :lol:
  • Serap minyak, baru-baru ini pada saat Petroleum menumpahkan minyak di teluk Meksiko, mereka menggunakan jutaan karung berisi rambut untuk menyerap. Menurut penelitian NASA, rambut yang selalu menggunakan shampoo untuk rambut berminyak dapat menyerap minyak lebih cepat daripada rambut normal. Makanya, untuk wanita berambut berminyak, jangan bersedih hati, semua ada hikmahnya. :mrgreen:
  • Bahan seni karya kreatif, ada beberapa orang penyeni yang menggunakan rambut sebagai media, seperti Simona Gotovac yang melakukan catwalk diatas panggung membawakan baju berbahan rambut manusia 3 tahun lalu. Bahkan di Hannover ada yang membuat papan iklan besar terbuat dari rambut alis.  8O Ada juga yang membuat bangku berbahan rambut dan seorang barber shop yang membuat bikini berbahan rambut (wowwowweee).
  • Bahan penyaring saos tiram, orang-orang di China membuat saos tiram menggunakan rambut sebagai penyaring asam amino yang ada pada salah satu bahan-bahan pembuat saos tiram.
  • Aksesoris, beberapa orang senang membuat kerajinan tangan berbahan rambut, dari rambut yang sumbangkan, dikepang dan di puntir, lalu dipasang kuningan, jadilah sebuath cendera mata.
  • Tali ikat, jika rambut banyak dijadikan satu lalau dipuntir ke satu arah, bisa membuat rambut jadi keras dan kuat. Jaman Indian dahulu abad ke 18an, mereka masih menggunakan rambutnya sebagai tali untuk mengikatkan keranjang belanjaan mereka.

Hebat juga ya, tidak menyangka rambut kita yang tipis ini, jika dijadikan sesuatu yang lebih kuat atau bahkan masih bisa dibentuk-bentuk dikala rambut sudah mati.

Semoga di Indonesia rambut-rambut yang telah dipotong ini tidak diperebutkan, lantaran banyak shooting film hantu kuntilanak. :mrgreen:

VN:F [1.9.1_1087]
Rating: 10.0/10 (1 vote cast)
VN:F [1.9.1_1087]
Rating: 0 (from 0 votes)
Setelah Potong Rambut Panjang, Lalu?, 10.0 out of 10 based on 1 rating
Related Posts with Thumbnails
Share and Enjoy:
  • Technorati
  • del.icio.us
  • Reddit
  • StumbleUpon
  • BlinkList
  • Diigo
  • Google Bookmarks
  • LinkedIn
  • Netvibes
  • Tumblr
  • Mixx
  • NewsVine
  • Ping.fm